Jogja menjelang malam, soto dan hujan yang tidak mau pergi
Dari Kebumen saya ambil jalur selatan lewat Purworejo dan Kulon Progo. Sepi, lurus, dan angin laut sesekali menampar helm. Pantai Glagah sempat disinggahi hanya untuk meluruskan kaki.
Masuk Jogja sudah gelap. Hujan turun lagi dan Malioboro memantulkan lampu seperti kaca. Saya berteduh di warung soto yang uapnya menempel di kaca, makan dua mangkuk, lalu memutuskan: besok istirahat.
Catatan
Jogja tepat sesuai jadwal. Hujan yang tidak mau pergi akan jadi alasan kenapa Malang tertunda sehari.
Tips
Hotel dengan parkir motor tertutup memang lebih mahal sedikit, tapi tidur jadi lebih tenang.