Subuh di Penanjakan: dingin yang layak ditempuh

Dari Malang lewat Tumpang, jalannya naik terus dan semakin dingin. Himalayan batuk di tanjakan terakhir tapi tetap sampai di Cemoro Lawang sebelum gelap.
Jam tiga pagi saya naik jip ke Penanjakan bersama tiga orang asing. Sunyi, gelap, lalu garis oranye pelan-pelan menyalakan Bromo, Batok, dan Semeru di kejauhan. Orang-orang berhenti bicara.
Satu hari bergeser
Jadwal di sini mundur sehari gara-gara Jogja, tapi pemandangannya tidak ikut mundur. Kalau ada yang bertanya kenapa saya touring, cukup tunjukkan pagi itu.