A loose chain in Kebumen, and the workshop that saved the day
Rencana hari itu Dieng. Pagi harinya kabar dari warung kopi mengubah segalanya: jalan menuju dataran tinggi tertutup longsor kecil dan kabut tebal, dan orang-orang menyarankan motor menunda.
Saya belok ke arah Kebumen, dan sekitar tiga puluh kilometer kemudian terdengar bunyi tek-tek dari rantai. Bengkel Pak Slamet di pinggir jalan Gombong sedang sepi. Dua puluh menit, rantai disetel, gir dilumasi, dan beliau menolak menaikkan ongkos karena saya orang jauh.
Pelajaran
Bawa pelumas rantai kecil, dan jangan meremehkan bengkel tanpa papan nama. Sorenya kami menutup hari di Pantai Suwuk, hanya berdua dengan penjual jagung bakar.