Sikka ikat weaving and a wet road to Maumere
Hujan menahan saya di Moni sampai hari ketiga. Pagi itu langit akhirnya terbuka dan KLX saya starter dengan tenang. Jalan ke Maumere licin, dan saya melaju pelan sambil mengamati aspal.
Dari Maumere saya terus ke Sikka, kampung penenun ikat yang terkenal. Ibu-ibu duduk berjajar di bawah teras, tangan mereka cepat dan penuh perhitungan. Satu kain bisa berisi cerita tentang leluhur, laut, dan musim. Saya pulang membawa satu kain kecil dan banyak catatan.
Telat dua hari
Hujan di Moni membuat jadwal Maumere mundur dua hari dari rencana.