Bima: weaving, the bay, and coffee on the pier
Ina Siti menenun di bawah rumah panggungnya, alat kayu yang bunyinya seperti detak jam besar. Satu kain bisa makan seminggu sampai sebulan, tergantung motif. Ia tidak terburu-buru, dan saya belajar tidak terburu-buru juga.
Sore hari saya ke dermaga. Kopi hitam pekat, kapal-kapal kecil bersandar, dan anak-anak melompat ke teluk dari ujung beton. Besok saya ke Sape, dan malamnya menaiki feri ke Flores.
Jadwal
Bima tepat waktu sesuai rencana. Setelah ini, jadwal mulai berubah mengikuti jadwal kapal.